Home > Action, Detective > Sherlock Holmes: A Game of Shadows

Sherlock Holmes: A Game of Shadows

Sherlock Holmes A Game of Shadow

Sherlock Holmes A Game of Shadow

Apa jadinya kalau aktor sekocak Robert Downey Jr. memerankan seorang detektif ternama yang sangat piawai dalam membuat sebuah deduksi? Tentunya akan terlihat aneh. Ya, itulah yang terjadi. Sebagaimana kita tahu bahwa postur tubuh Sherlock Holmes adalah kurus dan jakung, dan hal itu tidak terlihat pada diri Robert Downey Jr. Tapi overall, Guy Ritchie yang menjadi sutradara di dua film Sherlock Holmes ini ingin memberikan sebuah kemasan yang menarik. Sebagaimana yang telah diketahui bahwa Guy Ritchie terkenal sebagai sutradara yang “out of box” oleh penggemar film. Dan sebagai Dr. John Watson dipilih Jude Law.

Story

Cerita film Sherlock Holmes: A Game of Shadows ini merupakan sebuah sequel dari pendahulunya Sherlock Holmes. Pada cerita sebelunya Sherlock Holmes berhasil menggagalkan Lord Blackwood yang berencana untuk membunuh seluruh anggota parlemen Inggris. Yang ternyata seorang penjahat yang berjuluk Napoleon Dunia Kejahatan, Moriarty mencuri sebuah peralatan modern yang bisa mengendalikan sesuatu dari jarak jauh. Di film ini Sherlock Holmes berhadapan dan berusaha mengejar Moriarty.

Sherlock Holmes membuntuti Irene Adler yang ingin memberikan sebuah paket kepada seseorang ilmuwan. Di tengah jalan Sherlock Holmes harus menghadapi anak buah Moriarty. Namun ia berhasil mengalahkan semuanya dan masuk ke ruang lelang. Di saat itulah Sherlock berusaha mencegah sang ilmuwan untuk membuka paket dan akhirnya diketahui bahwa paket itu berisi bom. Sherlock pun membuat kerusuhan di pameran dan berusaha menjinakkan bomnya. Bahkan ia juga sempat janjian bertemu dengan Irene Adler untuk makan malam. Namun nahas, sang ilmuwan tewas diracun.

Irene Adler yang diperankan Rachel McAdams telah menjadi korban atas pertarungan Sherlock Holmes dan Moriarty. James Moriarty pun menantang Sherlock Holmes untuk bermain, sebuah permainan maut. Sherlock meminta agar Moriarty tidak mengikutkan John Watson dalam hal ini, namun Moriarty tidak menggubris, bahkan ia memperlihatkan ancamannya dengan berusaha membunuh John Watson. Sherlock pun berusaha mati-matian melindungi sahabatnya ini. Pada sebuah pesta bujang sebelum Dr. Watson menikah esoknya Sherlock mendapati seorang peramal gipsi. Ia memberikan surat yang terdapat di dalam bom yang digunakan untuk membunuh ilmuwan sebelumnya. Peramal gipsi itu tahu bahwa itu adalah milik kakaknya. Kemudian mereka terlibat perkelahian karena ada pembunuh yang ingin membunuh peramal gipsi itu, akhirnya seluruh pesta yang diadakan oleh Mycroft Holmes pun berantakan. Padahal Dr Watson besok akan menikah.

Setelah menikah, bukan kesenangan yang ada pada diri Dr. Watson, karena ia menjadi target dari Moriarty. Akhirnya mau tak mau Sherlock berusaha melindungi sahabatnya ini walaupun ia tak suka. Perjalanan bulan madu pun akhirnya gagal total. Mereka harus menghentikan rencana Moriarty untuk memicu perang dunia sebelum terlambat. Satu-satunya rencana besar Moriarty adalah membunuh raja Inggris dengan mengoperasi plastik kakak dari Madam Zimza sang peramal gipsi yang menyamar sebagai salah satu duta besar. Dari sini pun akhirnya pertarungan terakhir antara Sherlock Holmes da Moriarty di air terjun Raichenbach yang legendaris itu.

Analisa

Film ini lebih terlihat action daripada sekedar analisa detektif yang sesuai novelnya. Memang menurut saya Guy Ritchie yang terkesan out of box tidak terlalu mengesankan seorang ahli deduksi. Di film ini banyak dimunculkan humor-humor segar khas Guy Ritchie. Setting yang sangat pas dengan gambaran London pada masa lalu dengan dibalut nuansa kontemporer membuat film ini sangat menjiwai dari penulis aslinya Sir Arthur Conan Doyle.

Namun sayangnya film ini tidak begitu disukai oleh para sherlockian. Bahkan mereka menganggap film ini tidak menampilkan sosok Sherlock Holmes yang mereka harapkan. Walaupun memang kemampuan Sherlock Holmes sebagai ahli deduksi diperlihatkan tapi tidak begitu menonjol. Meskipun begitu film ini tetap layak untuk dimasukkan ke dalam list penggemar Sherlock Holmes di seluruh dunia.

Nilai

Layar Kotak menilai film ini dengan nilai 8 dari 10. Alasannya karena sangat jarang melihat Sherlock Holmes difilmkan apalagi dengan settingan eropa masa lalu, dengan aktor seperti Robert Downey Jr. Apalagi di film ini musuh besar dari sang detektif diperlihatkan. Kapanlagi bisa bertemu dengan the great villain di dalam film Sherlock Holmes selain di film ini?

Crew

Cast: Robert Downey Jr, Jude Law, Rachel McAdams, Naomi Rapace Stephen Fry, Jared Harris.

Producer: Joel Silver, Lionel Wigram, Susan Downey, Dan Lin

Sutradara: Guy Ritchie

Categories: Action, Detective Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan komentar dong bero

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: