Home > Adult, Horror, Thriller, trivial > 7 Film Gore yang Layak Anda Tonton

7 Film Gore yang Layak Anda Tonton

Film Splatter atau Film Gore adalah sebuah film yang banyak menampilkan adegan kekerasan dan berdarah-darah. Biasanya film ini mengkisahkan tentang seorang psikopat yang membunuhi para korbannya seperti hewan ternak, tanpa perasaan. Film ini termasuk ke dalam jenis film horror kebanyakan, walaupun mungkin dibumbuhi drama di sana-sini. Namun kesan yang ditonjolkan adalah kesadisan yang terekam dalam setiap adegannya. Film ini juga terkadang tidak melulu tentang psikopat, bisa juga berisi hantu-hantu atau kekuatan supranatural lainnya yang mana bisa menimbulkan efek sadis.

Layar Kotak pun memilih beberapa judul yang layak untuk ditonton oleh para penggemar film gore ini. Apa saja film tersebut?

7. Rumah Dara (2009)

Poster Rumah Dara

Poster Rumah Dara

Film Indonesia ini mendapatkan penghargaan sebagai film yang berbau horror dan gore. Barangkali ini adalah salah satu film Indonesia pertama yang berani menampilkan adegan kekerasan, brutal dan sadis. Dikisahkan sekelompok orang yang terlibat insiden di sebuah restoran, kemudian setelah itu mereka pulang. Di jalan mereka bertemu seorang gadis cantik yang mengaku barusan dirampok. Sekelompok orang itu pun akhirnya mau tidak mau harus mengantarkan sang gadis pulang ke rumahnya. Ternyata gadis itu tinggal bersama ibu dan dua saudara laki-lakinya.

Dari sinilah akhirnya ketegangan itu muncul. Mereka dibius, kemudian satu per satu dibunuh untuk dipotong-potong tubuhnya dan dijadikan makanan oleh keluarga itu. Mau tidak mau mereka harus survive dan keluar dari rumah itu menyelamatkan nyawa mereka.

Sebagaimana film-film Indonesia yang sukses, film ini awal mulanya dipasarkan di luar negeri. Film ini dibintangi oleh Ario Bayu, Julie Estelle, Shareefa Danish. Disutradarai dan ditulis oleh MO Brothers (Kimo Stamboel, Kimo Tjahjanto). Versi internasional film ini lebih dikenal dengan judul Macabre, versi Singapura dengan judul Rumah Darah.

Kenapa Layar Kotak lebih memilih film ini? Karena suspense yang diberikan film ini begitu kentara. Ditambah lagi ekspresi ketakutan dari para pemainnya yang memang sudah berpengalaman dalam bermain film. Sebut saja seperti Ario Bayu, Julie Estelle, Shareefa Danish, nama-nama itu tidak akan asing di telinga orang-orang pencinta film tanah air. Yang paling mengagumkan adalah akting Shareefa Danish yang sangat pas memerankan Dara. Padahal biasanya dia lebih dikenal memerankan film-film komedi, dia juga membintangi sitkom yang jelas sangat berbeda sekali ketika harus membintangi film seperti ini.

Sebelumnya MO Brothers menggarap sebuah film pendek yang merupakan sebuah bagian dari satu film utuh berjudul “Takut : Faces of Fear”. Film ini juga memberikan gambaran tentang seorang pemilik restoran yang sangat laris. Restoran steak yang mana ternyata daging steaknya adalah berasal dari pria-pria yang dikencaninya. Yang menjadi wanita ini adalah Shareefa Danish. Melihat banyak aplause dan tanggapan positif dari para penonton, akhirnya MO Brothers pun membuat film ini tersendiri.

6. I Spit On Your Grave

I Spit On Your Grave Poster

I Spit On Your Grave Poster

Merupakan salah satu film gore yang menampilkan kekerasan yang layak untuk ditonton. Seorang gadis berlibur di sebuah kabin di sebuah desa, namun kemudian ia diganggu oleh lelaki yang tidak bermoral yang berasal dari  penduduk lokal. Mereka menyiksa Jennifer, sampai dibatas yang tidak bisa diterima oleh kemanusiaan. Namun disaat-saat yang mencekam itu Jennifer bisa melarikan diri dari cengkraman orang-orang itu dengan menceburkan diri ke sungai. Orang-orang mencari tubuh Jennifer tapi tidak ditemukan, dan mereka pun hidup seperti biasa. Namun ternyata dugaan mereka salah, Jennifer yang dikira mati itu selamat. Dan ia membalask dendam. Satu per satu orang-orang yang pernah menganiayanya dibunuh dengan cara yang sadis. Bahkan ada adegan yang memotong organ vital dari korban.

I Spit On Your Grave merupakan film remake dari judul dan konten yang sama yang dibuat pada tahun 1978. Film ini mendapatkan tempat di hati para pecinta film splatter. Sarah Buttler termasuk tidak banyak dikenal, namun ia sering terlibat dalam film-film seri seperti CSI: New York, CSI: Miami, I❤ Vampire. Ia pun terlibat sebuah film sebelum film ini yang berjudul Nuclear Family.

Film ini dibintangi oleh Sarah Buttler, Jeff Branson, Andrew Howard, Daniel Franzese. Disutradarai oleh Steven R Monroe dan ditulis oleh Meir Zarchi.

5. Pintu Terlarang

Pintu Terlarang poster

Pintu Terlarang poster

Kebanyakan film-film yang dibuat oleh Joko Anwar, tidak memberikan gambaran di negara mana setting film tersebut. Demikian juga film Pintu Terlarang. Film ini memberikan kesan bahwa keluarga yang ada di film ini berasal dari daratan Eropa, dengan tradisi makan malam dan juga pakaian-pakainnya. Namun nuansa Indonesianya masih terasa, walaupun mungkin hal-hal tersebut tidak akan kita pikirkan selain ketegangan yang membuat dahi kita berkerut menyaksikan film ini.

Gambir (Fachri Albar) mendapatkan sebuah pesan dari seorang bocah yang disiksa. Ia harus berusaha menemukan bocah tersebut sebelum terlambat. Akhirnya ketakutan-ketakutan yang ia rasakan di dalam keluarganya sendiri mengantarkan ia kepada rahasia bocah itu. Sedikit demi sedikit pun akhirnya terkuak bahwa ada sebuah pintu yang tidak boleh dimasuki. Yang mana ketika pintu itu dimasuki terkuaklah rahasia yang selama ini disimpan dan ditutup-tutupi.

Akting Fachri Albar sangat luar biasa dalam film ini. Dan Joko Anwar pun membuat penonton dibuat untuk mengikutinya dari awal sampai akhir tanpa beranjak sedikit pun dari tempat duduknya. Bukan Joko Anwar namanya kalau tidak memberikan kejutan-kejutan di setiap ceritanya. Bahkan endingnya pun sangat membuat orang bertanya-tanya tentang sosok Gambir, apakah selama ini penonton disuguhi khayalannya ataukah realitanya.

Film ini dibintangi oleh Fachri Albar, Marsha Timoty, Ario Bayu, Tio Pakusadewo, Henidar Amroe, Verdi Soelaiman. Sutradara dan Penulis Joko Anwar.

4. Final Destination

Poster Final Destination

Poster Final Destination

Final Destination digolongkan termasuk film gore. Namun kalau biasanya film gore itu kebanyakan yang berbuat sadis adalah seorang tokoh pembunuh berdarah dingin, maka tidak untuk film ini. Film ini pelaku utamanya adalah sang kematian itu sendiri. Yang mana setiap korban yang meninggal selalu dengan kondisi yang tragis. Mulai dari terbelah jadi dua, tertabrak bus, kepala terpenggal, kepala terkena paku dan lain-lain.

Hollywood ternyata mempunyai pesan tersendiri untuk kematian, bahwasannya tidak setiap manusia yang membunuh, karena pada dasarnya kematian sudah ditentukan dan tidak akan bisa seseorang itu melarikan diri darinya. Hanya saja dalam film ini tokoh antagonis, yaitu sang kematian tidak diperlihatkan, melainkan digambarkan seolah-olah segala kematian itu terjadi secara kebetulan. Contohnya adalah sebuah retakan kecil di cangkir kopi ketika menyeduh teh dengan air panas. Tak terasa retakan itu membuat air yang ada di cangkir itu bocor. Dan sang korban tak mengetahuinya. Tahu-tahu ia menaruh cangkir tersebut di atas monitor, dan ia mengetik di komputer. Air tersebut menetes ke sirkuit dan kabel yang ada di dalam monitor. Kemudian terjadi konsleting di dalam monitor sehingga meledak. Pecahan kacanya mengenai sang korban. Ia pun panik, pergi ke dapur, terpeleset karena air yang menetes dari cangkirnya tadi. Dapur pun terbakar karena kompornya tidak dimatikan, sehingga apinya mengenai gorden. Ia mencoba mengambil serbet yang ternyata serbet itu berada di atas tumpukan rak pisau. Akhirnya ketika ia menarik serbet itu pisau-pisau berjatuhan menembus dadanya. Inilah ciri khas film Final Destination dari awal sampai ke 5. Dan film ini pun punya fans tersendiri.

Ciri khas film ini juga tentang salah satu tokohnya yang diberi kemampuan melihat masa depan. Ia bisa melihat kematian tersebut dan punya firasat tentangnya. Dan ia berusaha memperingatkan teman-teman yang bakal terkena kecelakaan dan kematian itu namun tidak ada yang percaya. Sekalipun ia berusaha mati-matian, ia tetap tak bisa menolong teman-temannya bahkan ia juga tak bisa lolos dari kematiannya sendiri.

3. Hannibal

Poster Hannibal

Poster Hannibal

Dr Hannibal Lecter, seorang psikopat yang membunuh korbannya dengan kejam. Ia awalnya muncul pada sebuah novel berjudul Red Dragon, kemudian The Silence of The Lamb, Hannibal dan Hannibal Rising. Ketiga novel yang juga difilmkan ini awalnya menceritakan sepak terjang Hannibal Lecter yang diperankan dengan sangat apik oleh Anthony Hopkins. Sedangkan Hannibal Rising merupakan film prequel ang mengkisahkan masa muda Hannibal Lecter.

Anthony Hopkins dalam The Silence of The Lamb mendapatkan penghargaan atas perannya yang sangat apik sebagai Hannibal. Dan ia pun akhirnya lebih cocok menjadi Dr Hannibal. Sosok Hannibal dalam dirinya pun tak bisa hilang sekalipun ia telah bermain banyak film setelahnya.

2. Hostel

Poster Hostel

Poster Hostel

Hostel merupakan salah satu film slasher yang layak juga ditonton. Film ini pun sudah mencapai trilogy dan kemungkinan karena Hollywod yang greedy, film ini akan terus berlanjut. Awalnya dikisahkan tentang dua orang sahabat bermana Paxton dan Josh, dengan teman mereka Oli yang berlibur ke Eropa. Mereka pun kemudian bertemu dengan seorang rusia bernama Alexei. Ia memberitahukan bahwa ada sebuah hostel yang tidak diketahui orang yang mana di sana banyak wanita-wanita yang bisa diajak bercinta. Mulailah mereka menemui tempat tersebut.

Kemudian mereka kehilangan teman mereka Oli. Secara tak sengaja mereka berjumpa dengan Kana yang juga kehilangan temannya, Yuki. Sebuah MMS datang ke ponsel mereka dan memperlihatkan Yuki bersama Oli. Mereka kemudian menganggap bahwa Oli membohongi mereka dan berencana untuk kembali. Namun Paxton mengajak Josh untuk tinggal semalam lagi sambil ingin berkencan dengan Natalya dan Svetlana. Namun ternyata di luar dugaan mereka dibius.

Ketika sadar, mereka berada di sebuah ruangan kecil dan disiksa oleh orang-orang yang terlibat dalam Elite Hunting game. Yaitu sebuah perkumpulan yang mana mereka mendapatkan kepuasan dengan menyiksa seseorang sampai mati. Paxton, Josh dan Kana disiksa sampai hampir mati. Mereka harus mencari cara untuk keluar dari tempat itu bagaimana pun caranya. Sebab kalau tidak segera keluar, mereka tak tahu lagi siksaan apalagi yang bakal mereka dapatkan.  Bahkan bisa jadi nyawa mereka akan melayang.

1. Saw

poster Saw

poster Saw

Seorang pembunuh yang selalu memberikan permainan maut kepada korbannya untuk bisa sadar terhadap apa yang mereka lakukan, Jigsaw. Film yang sudah sampai seri ke-7 ini layak untuk ditonton. Berbeda dari serial-serial psikopat lainnya yang membunuh karena kesenangannya atau bahkan sekedar membunuh korbannya, Saw sangat berbeda. Tujuan ia memberikan permainan kepada para korbannya adalah agar para korbannya sadar dan menyadari kesalahannya.

John Kramer sangat pas memerankan tokoh ini. Sehingga tak heran kalau ia terus menjadi Jigsaw dari awal sampai akhir. Jigsaw sendiri diceritakan mempunyai penyakit kanker yang tak bisa lagi disembuhkan. Bahkan ia mempunyai motif ingin menyadarkan orang-orang dengan caranya sendiri, yaitu sebuah permainan maut yang mana banyak sekali jebakan-jebakan di dalamnya.

Saw sendiri diawali tentang cerita seorang dokter bernama Dr. Lawrence Gordon yang sadar di sebuah ruangan bersama seorang wartawan, dan mayat seseorang yang bersimbah darah di tengah ruangan. Kemudian ia hanya diberi sebuah rekaman yang mengatakan bahwa wartawan itulah yang selalu menguntitnya bahkan mengetahui perselingkuhannya. Pilihannya cuma satu, ia membunuh wartawan tersebut dengan pistol yang ada di tangan mayat tersebut, atau menggergaji kakinya untuk bisa bebas. Sementara itu waktu ia sedikit karena sang pembunuh sedang mengincar nyawa istrinya.

Di akhir cerita Dr. Gordon pun akhirnya menggergaji kakinya sendiri untuk mencari bantuan, karena suara telepon pembunuh yang sedang mengincar istrinya membuat ia tak bisa lagi berfikir. Ia pun menyeret tubuhnya keluar dari ruangan itu. Namun ternyata mayat yang ada di tengah ruangan itu masih hidup. Ia berdiri dan mengatakan bahwa dialah Jigsaw yang selama ini mengikuti permainan tersebut. Dan sang wartawan berada di ruangan itu sampai mati.

Menonton Saw, tidak saja anda disuguhi adegan yang membuat anda tidak akan memasukkan makanan ke mulut, tetapi juga disuguhkan teka-teki yang baru akan terkuak di akhir cerita. Semuanya ada pada cara Jigsaw mempermainkan perasaan korbannya. Jigsaw sendiri tidak punya niat untuk membunuh korbannya, namun korban-korbannya sendirilah yang melakukan kesalahan-kesalahan. Kalau saja mereka melakukan apa yang diingikan Jigsaw, maka mereka semua pasti selamat.

Itulah 7 film gore yang layak anda tonton, versi Layar Kotak.😉 Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan komentar dong bero

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: